Jape Methe

Apurie's Blog
Showing posts with label Surakarta. Show all posts
Showing posts with label Surakarta. Show all posts
Melanjutkan perjalanan wisata ke Grojogan Sewu Tawangmangu beberapa waktu lalu, saya mencoba mencari perkebunan strawbery yang konon katanya pengunjung bisa memetik sendiri buah dari pohonnya dan dibawa pulang.
Dibandingkan dengan perjalanan berliku menuju Tawangmangu, perjalanan kali ini tidak berkelok namun cenderung terjal. Perseneling Honda Supra 125 hanya dioperasikan hingga gigi dua.

Kaki Gunung Lawu
pemandangan menuju pos pendakian Gunung Lawu
Berwisata alam di area terbuka memang menyenangkan karena bisa menyatu dengan alam. Namun di beberapa tempat wisata alam terdapat binatang liar, seperti monyet, penghuni asli daerah tersebut yang berkeliaran seperti yang ada di Batu Caves, Kuala Lumpur, Malaysia atau di Grojogan Sewu, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah.
monyet-1
menyantap makan siang
Binatang vertebrata itu seolah turun gunung sebenarnya bukan karena habitatnya terganggu oleh manusia, tetapi dikarenakan pengunjung yang terbiasa memberikan makanan kepada mereka sehingga kawanan kera ini merasa lebih mudah mendapatkan makanan di sekitar lingkungannya.

Setelah menyusuri jalanan berliku menuju Tawangmangu, saatnya mampir ke tempat wisata di Tawangmangu yang terkenal yaitu wisata alam berupa air terjun Grojogan Sewu.Dalam bahasa Jawa, grojogan berarti air terjun dan sewu berarti seribu. Meskipun berkonotasi seribu, namun tak banyak titik air terjun yang terlihat selain air terjun utama.
Selamat Datang
Mengalir dari ketinggian sekitar 80 meter, air terjun ini terlihat memesona tatkala air menghujam bebatuan di bawahnya. Saat musim hujan di sekeliling tebing akan muncul banyak titik air terjun. Sayang, terakhir saya berkunjung debit air berkurang drastis karena pengaruh musim kemarau (September 2012).
pappa
Jika kamu berpikir jalan darat Balikpapan-Samarinda cukup memabukkan, coba rasakan jalanan berliku menuju tempat wisata di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Jalanan yang menanjak membuat kondisi jalanan berkelok hingga 1800.

Rambu berkelok
Pemandangan asri nan hijau di  sisi kanan dan sisi kiri akan menemani hampir di sepanjang perjalanan, sesekali kita akan melewati jalan yang bertepikan jurang nan dalam. Udara dingin akan segera menyentuh kulit tatkala tiba di daerah yang lebih tinggi.

Bagi yang pertama kali melintas daerah ini dengan kendaraan bermotor sangat disarankan untuk berhati-hati dan menjaga kecepatan, jangan sampai melewati marka jalan saat berbelok. Karena kondisi jalan yang tak terlalu lebar, terkadang bila ada bus berpapasan dengan mobil atau bus lain salah satunya harus mengalah saat berada di tikungan.

Tawangmangu



Cerita perjalanan ke Tawangmangu belum berakhir kawan!
Previous PostOlder Posts Home