Jape Methe

Apurie's Blog

Di era sekarang ini ada aja tingkah laku pengguna teknologi, salah satunya si alay. Meskipun banyak pengertian tentang alay, namun alay di sini adalah istilah untuk penggunaan kalimat menggunakan singkatan, kombinasi huruf kecil, huruf kapital, angka serta simbol. Entah dari mana metode alay ini bermula, yang jelas sudah biasa dipakai di kebanyakan remaja untuk menulis di SMS maupun update status di Facebook, Twetter maupun di situs jejaring sosial lainnya.

Banyak alasan mengapa ‘mereka’ menjadi si alay, mulai dari iseng, ikut-ikutan hingga biar dianggap gaul. Apapun itu penulisan metode alay tetap membingungkan dan merepotkan.

Alay? Lebay…!!!!

4L4y(gambar dari KaltimPost)

Y4n6 in1 j4n64n dibac4, 1n1 cUm4 c0ntoh penulis4n 64y4 4Lay. k4lAu b4c4 5Ms y4n6 b3g1N14n j4d1 pu51n6 b4c4nya, m3nD1ng4n g4 U54h d1bac4. d0N't try th15 At h0M3

Plugin Earth Hour 2010 for Wordpress

Tanggal 27 Maret 2010 merupakan hari pelaksanaan program Earth Hour, sebuah program ajakan untuk lebih bersahabat dengan bumi dengan mematikan lampu penerangan pada tanggal jam tersebut selama 60 menit mulai dari pukul 20.30 – 21.30 waktu setempat. Untuk blogger bisa mendukung aksi tersebut dengan langsung melaksanakan aksi pada jam tersebut dan/atau memasang banner Earth Hour di blog dan/atau memasang plugin untuk Wordpress.

Untuk plugin Wordpress, silakan install di CPanel kamu lalu aktifkan. Pada saat pelaksanaan Earth Hour tampilan blog untuk sementara berubah-selama 60 menit-menjadi tampilan pesan Earth Hour (contoh silakan lihat di artikel sebelumnya)

Untuk plugin Earth Hour Wordpress bisa di unduh di http://www.bravenewcode.com/products/earth-hour/

(kode HTML bisa didapatkan dari situsnya di sini)

Mulai Senin 15 Maret 2010 kemarin Batavia Air membuka rute penerbangan perdana Jakarta – Solo,PP. Rute penerbangan ini melayani penerbangan dari Jakarta pada sore hari pukul 17.45 WIB dan dari Solo pada pagi hari pukul 06.05 WIB. Penerbangan langsung Jakarta-Solo, PP yang menggunakan pesawat Boeing 737-400  ini akan dioperasikan setiap harinya. Dengan jadwal ini masyarakat Solo yang akan melakukan perjalanan bisnis dari Solo ke Jakarta, dapat melakukan penerbangan menggunakan pesawat Batavia Air dipagi hari, dan pulang kembali ke Solo sore harinya.

Batavia-Air

Dengan adanya penambahan rute ini semakin variatif pilihan untuk calon penumpang untuk melakukan perjalanan dari dan ke Jakarta/Solo. Selain itu calon penumpang bisa menghemat waktu ketika mereka terpaksa masuk Solo melalui bandara Adi Sucipto, Yogyakarta karena keterbatasan penerbangan ke Adi Sumarmo, Solo.Dari segi pariwisata tentu akan membuka kesempatan wisatawan untuk masuk dari akses Adi Sumarmo, Solo secara langsung.

Untuk calon penumpang dari Kaltim dengan tujuan Solo, tak ada pilihan lain selain menggunakan rute Balikpapan-Yogyakarta. Untuk penumpang tujuan Semarang, sebelumnya ada pilihan untuk rute Balikpapan-Semarang via Banjarmasin.  

Entah apa penyebabnya, akhir-akhir ini Samarinda kembali dilanda krisis listrik setelah beberapa lama sebelumnya telah ‘sembuh’ dari penyakitnya. Bahkan ‘penyakit’ ini sempat menular ke Jakarta dan beberapa kota yang lainnya.

mati lampu

Samarinda memang langganan mati listrik, sebuah ironi ketika krisis listrik melanda padahal kaya akan sumber daya alam. Masyarakat tak bisa berbuat banyak, hanya berharap-harap cemas listrik mati tiap 2 hari sekali. Putar otak agar tetap nyaman saat ML.

Ah, penyakitnya kambuh lagi nih, sepertinya PLN perlu di-medical check up biar ketahuan penyakitnya.

 

 

 

 

Mulai awal tahun ini Direktoral Jenderal Pajak Republik Indonesia mengeluarkan model baru meterai tempel nominal Rp. 6.000 dan nominal Rp. 3.000 yang dicetak melalui Perum Peruri (Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia). Baru beberapa hari yang lalu saya melihat fisiknya secara langsung. Secara keseluruhan model baru ini jelas terlihat beda dari segi warna latar.
Namun untuk model baru ini ada sebuah terobosan yaitu adanya nomor seri yang tertera di tiap helai meterai yang memiliki nomor seri yang berbeda-beda, sama seperti nomor seri yang terdapat pada uang kertas. Selain itu terdapat tulisan inisial DJP (DitJen Pajak) yang dicetak dengan teknologi shift color yang memungkinkan warna latar belakang berubah tergantung sudut penglihatan.
Walaupun meterai tempel model baru (desain 2009) ini telah diluncurkan, penggunaan meterai tempel model lama (desain tahun 2005) masih berlaku sampai dengan 31 Maret 2010.
Meterai Republik Indonesia sebagai salah satu dokumen sekuriti negara yang dipergunakan sebagai tanda keabsahan dan legalitas dokumen surat perjanjian dan penjualan
Materai Baru













Materai lama
Next PostNewer Posts Previous PostOlder Posts Home