12 June 2010

Lost In Bangkok

(seperti) tersesat…
Sendiri…
Facebook status : #Lost in Bangkok.. thanks to 7-eleven
Cerita ini terinspirasi saat saya berada di jalanan kota Bangkok tepatnya di Pradipat Road sekitar pukul 02.00 dini hari waktu setempat.

Cerita bermula saat rekan sekamar mengalami sakit perut yang berujung diare efek dari makanan lokal dan Japanese malam sebelumnya. Segelas oralit tak mampu membendung ‘bocor’ itu.  Dengan kondisi masih ngantuk (baru tidur jam 00.30 selesai packing dan rencana berangkat ke bandara pukul 04.00) saya menelusuri Pradipat Road unruk mencari obat diare. Berbekal buku percakapan bahasa Thailand saya menemukan kata Thong Sia untuk menyebut Diare.

Setidaknya 3-4 toko 7-eleven saya masuki termasuk toko kelontong, namun tak ada obat diare yang saya maksud. Walaupun di toko terakhir saya tidak menemukan obat diare yang dimaksud, namun pelayan wanita yang sedang bertugas dengan baik hati memberikan obat yang saya maksud dari persediaan pribadinya. Dia bilang “it’s free”. Minuman coklat hangat seharga Baht 20 kunikmati sembari melepas ketegangan dan berjalan menuju hotel. 

lost in bangkok

11 comments:

  1. keren keren prie......pengalaman yg menarik jadi pinign jalan2 ke luar negeri nih

    ReplyDelete
  2. wah baru juga publish udah nongol aja dit..

    ReplyDelete
  3. ojo lali oleh-olehe...yo tho...

    ReplyDelete
  4. wow bagus sekali gambarnya gan

    ReplyDelete
  5. @ fajar : wah yo ini oleh2nya..
    @ tomo : biasa aja gan..:p

    ReplyDelete
  6. wakakaka saya pas ke singp-malay juga terkena ciritbirit ringan aka diare :((

    ReplyDelete
  7. waaahh,,jauh jauh ke bangkok kok malah diare..perutnya belom beradaptasi tuh..heheh

    ReplyDelete
  8. @ septi : gara2 salah makan, seenak-enaknya makanan sana masih lebih enak makanan rumah.

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya..