Di Foursquare terdapat Badge (lencana) yang bisa didapatkan ketika check-in di tempat tertentu dan lokasi tertentu baik di dalam maupun di luar negeri. Faktor koleksi badge inilah yang mendorong banyak pengguna melakukan aktifitas check-in palsu di tempat-tempat yang berpotensi mendapatkan badge. Ya, untuk melakukan check-in memang tak perlu berada di tempat sebenarnya. Cukup cari venue yang diinginkan lalu lakukan check-in. Kini teman-teman Anda tahu Anda sedang check-in di Singapore.
Dari judulnya memang terdengar asing tapi okelah saya jelaskan maksudnya adalah Creative Cover Facebook Timeline yaitu Cover dari fitur terbaru dari Facebook Timeline yang dibuat sedemikian rupa sehingga terlihat lebih menarik.
Timeline ini sendiri adalah sebuah fitur baru dari Facebook yang menampilkan profil pengguna berdasarkan linimasa. Fitur Timeline dimunculkan untuk menghadirkan postingan status, foto, tautan dan sebagainya yang dibuat pada masa lalu. Lengkap pula dengan waktu ketika postingan tersebut dilakukan.
Yang menarik adalah adanya kolom header yang disebut dengan Cover yang bisa diisi dengan gambar pilihan sendiri. Untuk membuat Cover lebih menarik bisa digunakan gambar hasil kreasi sendiri. (cuma ini yang saya suka dari FB Timeline, selebihnya tidak karena cukup membingungkan!!)
Untuk gambar Cover punya saya tampilannya seperti ini.
Di dalam gambar sampul Linimasa ini kita bisa memberikan beberapa pesan dalam bentuk gambar atau tulisan. Termasuk di antaranya promosi akun website/blog atau akun twitter.
Untuk ide-ide kreatif lainnya bisa dikembangkan dengan melihat beberapa contoh yang saya ambil dari berbagai sumber di Google.
Salah satu fasilitas yang diberikan jejaring sosial terpopuler saat ini, Facebook adalah pamer foto. Foto pribadi, foto tamasya, foto pemandangan atau foto apapun. Namun untuk kenyamanan bersama mengunggah foto juga perlu etika.
- Setor Foto
Sebelum memutuskan untuk mengunggah foto, sadarlah bahwa foto yang sudah diunggah akan tersimpan di server. Sekalipun nantinya foto-foto tersebut dihapus dari album Facebook, foto-foto tersebut sejatinya masih ada. - Kredibilitas
Pikirkan kredibilitas kamu ketika mengunggah foto-foto sensitif seperti foto saat dugem, foto bersama gadis-gadis cantik nan seksi atau foto memegang rokok, botol minuman keras atau sejenisnya walaupun hanya sebagai aksi iseng. Terlebih bila yang di foto itu ada beberapa teman yang mungkin belum tentu setuju fotonya diunggah ke publik. - Watermark
Berkenaan dengan hak cipta, tak ada salahnya membubuhkan nama untuk menghindari pemakaian foto tanpa ijin. Letakkan watermark di tempat strategis tanpa mengganggu pemandangan misalnya di tengah foto atau ditambah dengan efek transparansi. - Ukuran
Perkecil ukuran foto baik dimensinya maupun resolusinya. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah dan mempercepat menggunggah/melihat foto ketika memiliki koneksi yang pas-pasan. Toh yang diunggah adalah foto biasa yang tidak mementingkan detail foto, terkecuali untuk foto produk, foto contoh, portofolio atau foto yang berhubungan dengan klien. - Menandai
Jangan sembarangan menandai foto (tag) bersama teman karena belum tentu mereka merasa nyaman terlebih untuk foto-foto yang berhubungan dengan kredibilitas seperti dijelaskan di atas. Pilih teman yang memang benar-benar dikenal dan cantumkan pula tulisan “Feel free to remove photo tag” atau semacamnya.
ke mana..ke mana..ke mana
ku harus mencari ke mana
Ini bukan soal lagu dangdut yang lagi terkenal itu, melainkan sebuah celah keamanan internet yang berasal dari alamat-alamat tautan asli tapi palsu. Risikonya bukan hanya nyasar namun bisa saja uang melayang atau nama baik yang tercemar. Bagaimana bisa?
1. Phising
Modus penipuan ini tergolong lama, namun masih saja dipakai. Penipuan melalui metode phising (mengelabui) memalsukan website ternama dengan alamat website yang mirip dengang aslinya. Misalnya untuk tautan dari BCA Banking adalah klikbca.com maka pelaku phising akan menggunakan alamat clickbca.com atau yang sejenisnya. Cara lain adalah melalui e-mail yang seolah-olah pihak PayPal misalnya, mengirimkan pemberitahuan agar pengguna memperbaharui data pribadi melalui tautan yang disediakan, padahal tautan yang dituju adalah situs palsu. Bisa ditebak, akun akan berpindah tangan. Contoh situs PayPal palsu bisa dilihat di artikel sebelumnya (baca : Hati-Hati Situs Palsu PayPal)
2. Spam
Metode ini biasa ditemukan di Facebook, ketika seseorang yang ada dalam daftar teman mengirimkan chat berisi tautan yang dibikin menarik misalnya “Saya gak tanggung jawab kalo kamu ketawa ngakak habis lihat video ini (diikuti dengan alamat tautan)”.
Bila kita terjebak dengan tautan tersebut, maka chat box akun Facebook akan aktif mengirimkan chat yang sama secara otomatis ke daftar teman kita seolah-olah kita yang mengirimkannya. Begitu juga dengan tautan yang ada di kolom status teman, bila kita terjebak seolah kita telah menulis status yang diluar kehendak kita.
Bagaimana solusinya?
- Jangan sembarangan ngeklik tautan-tautan yang mencurigakan baik dari chat box maupun dari status Facebook teman.
- Jangan mudah percaya e-mail yang mengatasnamakan situs keuangan seperti PayPal, e-banking atau bank penerbit kartu kredit. Biasanya e-mail yang beginian masuk ke kotak Spam.
- Bila sering mempunyai akun-akun di atas, sebaiknya bookmark alamat resminya untuk menghindari salah ketik.
- Minimalkan penggunaan tanda baca ‘@’ untuk penulisan alamat email dan ganti dengan ‘[at]’ untuk menghindari pembacaan mesin spammer, misalnya : email[at]gmail.com
Smoga bermanfaat, sekarang goyang dulu….
Ke sana kemari membawa alamat
namun yang kutemui bukan dirinya
sayang yang kuterima alamat palsuke mana..ke mana..ke mana
ku harus mencari ke mana(Ayu Ting Ting – Alamat Palsu)
| Aprie on Seven Tahukah kamu? Kamu dapat membuat baris baru dalam kolom status/komentar di Facebook dengan mengkombinasikan tombol Shift+Enter #edisitahukahkamu |
*lama ga nge-blog, masih dalam masa ujian ^_^
Bila ada tombol ‘Like’ di bawah status Facebook untuk mengekspresikan status yang disukai, maka saya berharap ada tautan tombol ‘Unlike’ untuk menyatakan ketidaksukaan terhadap status yang ditulis.
Kalau ga suka karena statusnya alay bin lebay kenapa ga dihapus dari daftar teman? Justru itu, akan lebih seru kalau ada ‘Like’ dan ‘Unlike’
| Aprie on Seven [berharap] ada tombol ‘Unlike’ seperti link ‘Like’ untuk meng-unlike status yang lebay, alay dan nggilani |
How to Get Satellite Phone
Bagi penggemar game Mafia Wars di Facebook, bermain di seri New York, Cuba dan Moscow tidaklah cukup. Seri Bangkok menawarkan tugas-tugas yang lebih menantang dibandingkan dengan 3 seri sebelumnya.
Di beberapa job diperlukan beberapa peralatan yang tidak bisa didapatkan dengan membeli secara tunai dengan uang Baht. Salah satunya adalah Satellite Phone, bila memiliki cukup banyak Reward Point (RP) bisa membeli 10 buah Satelite Phone dengan menebus 20 RP. Hm, cukup mahal.
Untuk menghemat Reward Point, Satellite Phone bisa didapatkan dengan mudah. Caranya? Cukup pergi ke Episode 3 (Pirate) > Chapter 2 dan kerjakan tugas Hijack a Boat Load of Electronics. Satellite Phone akan didapatkan dengan rasio 1:1, artinya setiap mengerjakan 1 kali akan mendapatkan 1 buah Satellite Phone. Berdasarkan pengalaman, rasio ini bisa berubah menjadi 2:1 atau 3:1 saat ada promo double bonus.
Selamat berperang…
do re mi fa sol mi do
1 . 2 3 4 | 5 . 3 1 . | 6 . i 7 6 | 5 . . 0 |
Di era sekarang ini ada aja tingkah laku pengguna teknologi, salah satunya si alay. Meskipun banyak pengertian tentang alay, namun alay di sini adalah istilah untuk penggunaan kalimat menggunakan singkatan, kombinasi huruf kecil, huruf kapital, angka serta simbol. Entah dari mana metode alay ini bermula, yang jelas sudah biasa dipakai di kebanyakan remaja untuk menulis di SMS maupun update status di Facebook, Twetter maupun di situs jejaring sosial lainnya.
Banyak alasan mengapa ‘mereka’ menjadi si alay, mulai dari iseng, ikut-ikutan hingga biar dianggap gaul. Apapun itu penulisan metode alay tetap membingungkan dan merepotkan.
Alay? Lebay…!!!!
Y4n6 in1 j4n64n dibac4, 1n1 cUm4 c0ntoh penulis4n 64y4 4Lay. k4lAu b4c4 5Ms y4n6 b3g1N14n j4d1 pu51n6 b4c4nya, m3nD1ng4n g4 U54h d1bac4. d0N't try th15 At h0M3
Bagi penggemar game online dan dunia penerbangan, permainan ini sepertinya cocok untuk dimainkan. Awal mula permainan ini saya mainkan karena permainan ini merupakan salah satu aplikasi di jejaring sosial Facebook. Namun untuk memainkannya tak harus bermain dari Facebook.
Permainan ini mengajak kita untuk menjadi petugas ATC (Air Traffic Control) yang bertugas mengatur lalu lintas sebuah bandara mulai dari mengatur pesawat landing, pesawat take off, pesawat antri, reduce speed hingga pesawat yang batal landing (go round).
Setiap tingkat permainan memiliki tingkat kesulitan berbeda mulai dari jumlah pesawat, jumlah runway dan cuaca serta waktu penerbangan.
Sekalipun tergolong permainan biasa bila dilihat dari grafiknya, namun cukup membuat penasaran. Permainan ini memerlukan konsentrasi dan perhitungan. Bila salah perhitungan bisa dipastikan pesawat akan bertabrakan. Sayang, permainan gratis terbatas hanya pada tingkat 7, bila ingin bermain ke tingkat berikutnya silakan beli license-nya untuk full version.
Untuk bermain dari Facebook, mulai dari sini
Untuk bermain tanpa masuk ke Facebook, meluncur ke sini.
This is your captain speaking, we have a new ATC officer. I hope he/she will guide us to the ground and never make any mistake. Enjoy the flight. Thank You for flying with us
Menikmati suasana kota di lain negara memang menarik, suasana beda dan beda kondisi sosial serta budayanya. Tak perlu jauh-jauh ke Eropa, negeri jiran pun menarik untuk dinikmati. Yang di Kalimantan tinggal ‘melompat’ ke Malaysia, atau yang di Batam tinggal nyebrang ke Singapura.
Setelah New York, Kuba dan Moscow (Rusia) kini saatnya kita untuk menikmati petualangan baru di Bangkok, Thailand. Tentu saja prosedurnya tak serumit terbang ke luar negeri karena ini hanyalah di sebuah permainan aplikasi Facebook, Mafia Wars.
Pengembang permainan Mafia Wars, telah merilis seri petualangan ke Bangkok, Thailand. Seperti kota-kota sebelumnya di Bangkok diberikan tugas-tugas yang harus dilaksanakan. Bedanya untuk menuju ke Bangkok diwajibkan mencari 3 benda yang bisa didapatkan di New York sebagai syarat mendapatkan Passport ke Thailand.
Penggemar Mafia Wars? Sampai Jumpa di Bangkok.
(sstt..denger-denger ada yang ngajakin liburan ke Bangkok,Thailand. Sambil nunggu gosip selanjutnya mendingan maen Mafia Wars Bangkok dulu)
Tak asing lagi 2 nama situs jejaring sosial ini bagi penikmat dunia maya. Secara kualitas antara Facebook dan Plurk memang tidak bisa dibandingkan head to head karena berbeda kelas. Bila mau disandingkan Facebook sekelas dengan Friendster yang telah tenggelam oleh ketenaran Facebook. Sedangkan Plurk mengusung sistem microblogging sama seperti Twetter.
Facebook dan Plurk adalah tempat menuangkah segala keluh kesah tentang aktifitas sehari-hari hingga curhat colongan soal kehidupan pribadi. Kadang sifat, kegemaran, pekerjaan dan hal lainnya bisa diketahui dengan mengikuti status-status yang di-publish.
Namun saya sendiri lebih memilih Plurk untuk menuangkan segala sesuatu hal yang lebih bersifat pribadi. Di Plurk saya bisa teriak, tertawa, marah, bahkan comment di status sendiri tanpa ada yang protes. Keberadaan poin karma terkadang memberikan dorongan untuk terus nge-Plurk.
Di Facebook saya tetap bisa menulis status apapun, namun terkadang ada dinding pembatas. Ada hal-hal di Plurk yang tidak bisa saya dapatkan di Facebook.
(mo add as friend? klik saja logonya)
Terhitung mulai 13 Juni 2009 kemarin layanan jejaring sosial paling popular Facebook merilis fasilitas terbaru Facebook Username. Fasilitas ini memungkinkan pengguna menganti alamat profil www.facebook.com/profil.php?id=xxxxxxxxxx&ref=profile menjadi www.facebook.com/namakamu. Dengan fasilitas ini akan mempermudah mengarahkan teman, keluarga dan rekan kerja ke profil kamu.
Segera klaim nama kamu melalui www.facebook.com/username dan pilih username yang disediakan atau pilih nama sesuai keinginanmu.
Konfirmasikan username dan siap digunakan.
Yang perlu diperhatikan :
1. Nama pengguna/username yang sudah dipilih tidak dapat diganti di kemudian hari, untuk itu pilih nama yang benar-benar sesuai dengan keinginan.
2. Saat ini hanya pengguna yang sudah terdaftar di Facebook sebelum 10 Juni 2009 yang dapat memperoleh username. Bagi pengguna Facebook yang mendaftar setelah tanggal tersebut akan diizinkan mendaftarkan username-nya di kemudian hari.
Baru-baru ini terdengar berita yang menghebohkan dunia maya yaitu tentang kabar MUI yang telah memberikan label HARAM untuk situs jejaring Facebook. Kejadian ini mengingatkan saya kepada MUI yang sempat mengharamkan rokok. Fatwa ini tentu saja mengundang banyak kritikan terutama pengguna Facebook khususnya yang sudah dalam kategori mabuk Facebook.
Facebook dan situs jejaring sosial yang lainnya ibaratkan pisau bermata dua tergantung penggunanya dalam memanfaatkannya. Fatwa haram MUI beralasan bila FB digunakankan untuk hal-hal yang menyalahi aturan. Sebaliknya, FB justru memberikan banyak keuntungan bila dimanfaatkan dengan baik dan justru membawa manfaat seperti menjalin silaturahmi baru, menyambung silaturahmi yang telah lama terputus dan sebagainya.
Kalau FB haram, bagaimana dengan Friendster atau YM? Kenapa ga ada fatwa internet = haram?
Bagi pengguna FB yang merasa selama ini memanfaatkannya dengan wajar, tak perlu risau dan tak perlu menanggapinya secara berlebihan. Stay connected..!!
Awas Kecanduan
Situs jejaring sosial kini mulai digemari para penikmat internet. Mulai dari blog, Plurk, Hi5, Twitter, Friendster hingga yang sedang booming adalah Facebook. Tak hanya remaja yang memang manjadi target pengguna, Facebook-pun digemari kalangan orang tua, berbagai macam profesi dari pelajar, mahasiswa, karyawan, politisi hingga artis kenamaan.
Pertumbuhan pengguna FB di Indonesia bahkan merupakan tertinggi di Asia Tenggara yang mencapai peningkatan hingga 600% di tahun 2008. Bisa dipastikan, angka ini akan semakin bertambah seiring dengan kepopuleran situs buatan Mark Zuckerberg ini.
Saya pribadi awalnya tak tertarik untuk memiliki akun yang seperti ini, maklum saya sedang konsentrasi di blog ini dan di Blog Ijo. Dulu saat booming Friendster, saya tak tertarik sama sekali karena saya anggap FS hanyalah ajang untuk bagi profil plus pamer foto narsis. Saat FB muncul, saya pun masih tak bergeming hingga ada yang meracuni saya untuk membuat akun di FB. Setelah coba-coba, sepertinya saya tertarik. Hehehehe… Tapi ga pake pamer foto narsis kok.
Namun, alasan utama bukanlah sekedar ikut tren, melainkan sekedar untuk mencari teman-teman lama dan hingga saat ini saya berhasil melakukan kontak kembali dengan rekan-rekan kerja dulu. Alasan yang lainnya adalah sebagai media promosi blog. Hehehe…
Namun, kita patut waspada dengan situs jejaring sosial seperti FB ataupun FS, karena sifatnya yang terbuka tentu pengguna harus tetap menjaga kerahasiaan data-data pribadi. Tentu hal ini tidak bisa hanya bergantung kepada fasilitas privacy. Hal ini juga dimaksudkan untuk menghindari penyalahgunaan data-data pribadi seperti tanggal lahir ataupun nomor telepon.
Selain itu pengguna FB haruslah dapat mengendalikan diri agar tidak kecanduan berinternet ria utak-utik FB. Konon beberapa perusahaan telah memblokir akses Facebook, Friendster, Blogger hingga You Tube di sistem internetnya agar tidak mengganggu produktivitas.
So, awas mabuk Facebook, tetap jaga jarak…!!! Semabuk-mabuknya Facebook, tak semabuk nge-Plurk. Hahaha…
(Facebook memang benar-benar bikin mabuk, buktinya atasan saya minta diajarin bikin akun FB saat melihat saya membuka akun FB saya. Hahahaha….kena virus FB juga)












