29 September 2010

Belajar Fotografi Lewat SLR Simulator

Cocok Untuk Pemula

Ooops..udah lama ga update blog..  kali ini pengen berbagi hal yang berbau pornografi fotografi.

Hobi fotografi yang sudah mulai menjamur membuat harga-harga kamera makin terjangkau. Yang terbiasa menggunakan kamera saku kini mulai melirik DSLR. Nah, bagi pengguna DSLR pemula (termasuk saya) ada baiknya mendalami teknik dasar fotografi menggunakan DSLR. Tak perlu kamera DSLR karena kini ada SLR Simulator.

Di SLR Simulator ini kita bisa belajar banyak tentang cara yang tepat penggunaan shutter, aperture, ISO, zoom lensa dan sebagainya. Layaknya DSLR, kita disuguhkan tampilan viewfinder beserta objek/model anak kecil dengan mainnannya yang berputar. Titik AF yang diberikan ada 9 titik Auto Fokus.

Kontrol yang diberikan cukup lengkap seperti kontrol Mode pemotretan, kondisi cahaya, jarak dengan objek, zoom lensa, ISO, Aperture serta Shutter speed.

Dengan SLR Simulator ini kita bisa belajar banyak tentang pengoperasian dasar dari kamera DSLR, pemilihan nilai ISO, nilai bukaan serta shutter speed. Bila pemilihannya kurang tepat kita bisa tahu hasilnya langsung.

SLR Simulator

SLR Simulator
http://camerasim.com/SLRsim.html

+ Tampilan menarik, kontrol mudah - Objek foto cuma satu
+ Ada objek bergerak - Area fokus tidak bisa digeser

+ Disediakan pengertian istilah fotografi, cukup membantu untuk pemula

- Diperlukan koneksi internet (online)

Salam jepret
Happy Simulating..!!!

03 September 2010

Berburu Uang Baru


Menjelang akhir bulan Ramadhan dan menyambut Idul Fitri biasanya manusia mulia disibukkan oleh urusan dunia. Tak terkecuali urusan baju baru. Kegiatan itikaf di 10 hari terakhir berpindah tempat ke tempat perbelanjaan. :p

 

uang baru Hal lain yang tak kalah seru adalah berburu lembaran uang baru pecahan Rp. 2.000, Rp. 5.000 hingga pecahan Rp. 10.000 untuk modal fitrah untuk anak, keponakan atau saudara. Antri di Bank Indonesia hingga berburu ke jasa penukaran uang baru di pinggir jalan dilakoni demi menukarkan segepok lembaran uang baru.

 

Bila tak ingin antri berlama-lama, jasa penukaran uang di beberapa pinggir ruas jalan bisa menjadi alternatif. Konsekuensinya adalah membayar jasa sekitar Rp. 10.000 yang biayanya langsung dipotong dari uang baru (bayar Rp. 100.000 dapat uang baru senialai Rp. 90.000)

Beruntung, bagi yang memiliki teman, saudara atau tetangga yang bekerja di Bank bisa 'booking' dan mendapatkan/menukar uang baru tanpa susah payah.