28 May 2011

EYD, Ejaan Yang Dilupakan

Penggunaan kalimat/kata yang sesuai EYD untuk generasi pesan singkat mungkin tak dibutuhkan apalagi untuk pecinta bahasa 4L4y. Namun tuntutan sebagai bahasa formal akan memaksa penggunaan ejaan yang tepat. Sayangnya, sebagian dari kita justru kurang mengenal dengan bahasa sendiri.

Pemilihan kata baku yang tepat, pemakaian huruf kapital atau  penggunaan kata padanan yang benar merupakan beberapa contoh penerapan EYD. Tidak susah sebenarnya, namun terkadang kita menemukan kalimat ''Di larang buang sampah disini'' atau contoh kalimat yang lain.

Berita dari koran beberapa waktu lalu mengungkap tingkat kelulusan untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia cukup rendah bila dibandingkan dengan Bahasa Inggris. Hmmm….

Tahukah kamu? Bahasa Indonesia pernah mengalami perubahan ejaan, yaitu :

Vanopusen

Suwandi

EYD

Soerabaja

Surabaja

Surabaya

Boedjangan

Budjangan

Bujangan

Mentjoetji

Menyuci

Mencuci

5 comments:

  1. lama2 bahasa Indonesia yang baku akan tergerus,
    tapi setidaknya google 'kan masih pakai bahasa Indonesia baku sesuai EYD, jika tidak, terjemahan yang keluar akan kacau beliau hehehe

    ReplyDelete
  2. ih gedeg banget deh kalo udah berkominkasi sama alay.. haha..
    perlahan bahasa indonesia yg bener terlupakan..

    ReplyDelete
  3. @ imelda : memang harus
    @ique : ya..ada kemajuanlah..bahasa Indonesia sudah dipakai di banyak aplikasi
    @nonni : jangan tanya deh kalo alay...

    ReplyDelete
  4. Jangan khawatir, bahasa alay itu hanya trend sesaat, tiap generasi ada masanya sendiri. Seperti halnya bahasa gaul di akhir 90-an.

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya..