05 September 2007

Penipuan Modus Baru


Suatu waktu saya sedang mengantri di sebuah ATM milik bank ternama di kawasan MM2100 Cibitung Bekasi. Di dalam box ATM tersebut terdapat seorang bapak yang terlihat sibuk mengoperasikan mesin ATM sembari berbicara melalui hape. Lama tak kunjung selesai saya mencoba masuk sekedar untuk menawarkan bantuan. Si bapak menolak tawaran saya dan kemudian membatalkan transaksinya lalu keluar ATM dan melanjutkan obrolannya dengan seseorang di seberang sana.

Saat di dalam box ATM tadi saya sempat memperhatikan pembicaraan mereka dan bisa saya simpulkan si bapak tadi sedang (hampir) kena tipu. Dan bisa saya tebak lawan bicara bapak tadi adalah pelaku penipuan yang mengirimkan SMS berkedok undian berhadiah. Dilihat dari perilaku bapak tadi, sepertinya transfer sejumlah uang ke rekening pelaku sepertinya tidak berhasil entah karena saldo tidak mencukupi atau karena si bapak yang terlihat ‘gaptek’.

Beberapa waktu lalu penipuan semacam ini memang kerap kita dengar terutama melalui media massa, bahkan mungkin Anda sendiri pernah mendapatkan SMS yang sejenis. Bila kita perhatikan modus penipuan seperti di atas tak seramai dahulu, mungkin si pelaku sadar banyak calon korban yang tak terpengaruh dengan iming-iming tersebut atau mungkin masyarakatnya sendiri yang mulai waspada.

Tapi jangan salah, kini ada modus baru yang lebih mudah bagi pelaku untuk menjebak korbannya.

Modusnya memanfaatkan fasilitas transfer atau bagi pulsa otomatis. Pelaku mengirimkan SMS misalnya :

No. simPATI Anda mendapat bonus pulsa Rp.500.000 dari M-KIOS.

Untuk mengaktifkan tekan *858*081xxxxx*30# lalu tekan

Pengirim: xxx

Bahkan ada yang berpura-pura seperti pesan suara,

"Anda baru saja mendapatkan peran suara dari nomor 081xxxxx. Untuk mendengarkan, tekan *858*081xxxxx*20# lalu tekan OK/call. Bebas pulsa."



Ketika kode tersebut dieksekusi maka jumlah pulsa si korban akan berkurang sejumlah yang diminta. Meski nominal kerugiannya mungkin tak seberapa namun tetap saja merugikan, dan tingkat keberhasilannya tergantung dari sisa pulsa di ponsel korban. Untuk itu bila Anda mendapatkan SMS seperti di atas, tak perlu buru-buru membayangkan hadiah yang ditawarkan. Alih-alih dapat pulsa gratis malah pulsa Anda yang terambil oleh pelaku.

Jadi, tetap waspada karena tindak kejahatan ada di mana-mana. Waspadalah..waspadalah!!!

( Sebagian isi disalin dari rubrik Market tabloid PULSA edisi 111 Th V/2007 )

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya..