12 November 2007

Kenapa harus lip-sync ?

Ada yang liat Konser Hari Pahlawan Sabtu (10/11) malam di Trans TV?. Entah apa tujuan acara konser tersebut sepertinya gak ada hubungannya dengan hari pahlawan kecuali penontonnya anggota AD, AL dan AU. Selain itu lokasi konser yang berada di salah satu hangar di lapangan udara Halim Perdana Kusuma turut memberikan korelasi acara tersebut.

Bertaburan artis dan band kondang-GIGI, Radja, Letto-tapi menurutku koq malah gak menarik (tapi koq tetep nonton?). Dari semua artis pendukung yang ketahuan belangnya cuma si BCL alias Bunga Citra Lestari pas nyanya lagu Ingkar. Mata gw secara gak sengaja mergokin BCL lagi LIP-SYNC, gerak bibir ma suara gak sinkron.

Sayang banget, padahal gw suka jg lagunya (tak terkecuali yang nyanyi.he..). Kalo penyanyi solo masih umum kalo lip-sync, nah parahnya penyanyi yang pake full bandpun ikut-ikutan lip-sync. Full band man!! apanya coba yang salah?.

Apa bedanya dengan dengerin albumnya (audio), tinggal masuk kamar, matikan lampu dengerin sambil tiduran malah dapet 'soul'nya. Kalo ada grup band manggung, gw berekpektasi bakalan liat live performance yang gak sama persis dari lagu aslinya alias pake improvisasi, tapi boro-boro deh..ngeliat aja malah jadi kaya orang ill feel.

Secara overall cuma Ira Swara yang manggung live musik ngebawain Ketahuan-nya Matta dan Bendera milik Cokelat.

Oo..kamu ketahuan nyanyinya lip-sync………

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya..