11 December 2013

Homefront, Ketika Masalah Kecil Jadi Besar

Pepatah Jawa bilang kriwikan dadi grojogan, yang tadinya cuma pancuran bisa jadi air terjun. Sebuah perihal kecil yang bisa berujung ke masalah yang lebih besar, begitulah awal dari film yang baru saya tonton kemarin.

Homefront, film yang dibintangi oleh pemeran utama film Transporter, Jason Statham (Phil Brokker) menceritakan tentang mantan agen DEA yang pindah ke kota kecil bersama seorang putri bernama Maddy Brokker (Izabela Vidovic).

Homefront

Film ini bisa saja berakhir pada 10 menit pertama andai Mandy sebagai murid baru di sekolah tidak menonjok hidung temannya, Teddy Klum hingga berdarah. Kedua orang tua murid dipanggil ke sekolah dan sempat terjadi perkelahian kecil. Orang tua Teddy tidak terima dipermalukan di depan anaknya sendiri dan berencana melakukan balas dendam kepada Brokker.

Begitu saja? Tidak. Cerita di film ini dibumbui cerita tentang bandar narkoba dan geng motor yang akan berkaitan dengan kisah Brokker dan penculikan Mandy. Dan, tentu saja aksi yang menarik di film ini sebagai daya tarik Homefront.

Meskipun plot cerita dan aksi film ini tak sekompleks film Taken atau Taken 2 (yang juga bercerita tentang balas dendam dan penculikan anak)  namun film ini tidak mengecewakan dan patut untuk ditonton.
How far would you go to protect your home?

7 comments:

  1. Kalo berakhir di 10 menit pertama gak jadi film, dong...

    ReplyDelete
    Replies
    1. maka itu, untungnya jadi nonjok..ahahaaa...

      Delete
  2. Kriwikan jadi grojogan heheheeee.... nice post

    ReplyDelete
    Replies
    1. peribahasa Jawa :)
      ma kasih sudah mampir..

      Delete
  3. Ndik Kediri wis main ki. Suk ndelok film homefront opo Soekarno yaaa...

    Opo ndelok loro lorone? hmm...

    ReplyDelete
    Replies
    1. ndelok bareng wae...kiwo tengen iso to..ahahahaa..

      Delete
  4. penasaran dengan filmnya :D pingin nonton hehe

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya..