22 January 2012

Samarinda Kota Seribu Sungai

Samarinda dikenal dengan sebutan Kota Tepian, akronim dari Teduh, Rapi, Aman dan Nyaman. Selain itu TEPIAN merujuk kepada letak geografis Samarinda yang berada di tepian sungai Mahakam yang membelah kota Samarinda.
Berbicara soal sungai di beberapa tempat di Samarinda banyak yang menggunakan ‘sungai’ sebagai nama daerah, sebut saja Sungai Kunjang, Sungai Siring, Sungai Beruang, Sungai Kapih, Sungai Tempurung dan yang lainnya.
banjir Istilah ‘Seribu Sungai’ bukan karena sebutan nama daerah seperti yang telah disebutkan di atas, melainkan karena banyaknya sungai dadakan yang muncul di beberapa daerah tatkala hujan turun.
Ya, banjir!! Samarinda memang tak asing lagi dengan banjir apalagi di musim penghujan yang curah hujannya tinggi. Hujan sebentar saja parit sudah meluap dan jalanan berubah menjadi genangan air layaknya sungai.
Banjir yang seperti ini bukan tanpa sebab, berkurangnya lahan peresapan akibat perubahan fungsi lahan menjadi perumahan atau tambang kota menjadi kambing hitam. Catet, TAMBANG KOTA, tambang batu bara yang dekat dengan pemukiman warga yang akan berdampak langsung terhadap aliran air hujan yang langsung menuju ke parit warga dan jalanan yang membawa material pasir yang menyebabkan sendimentasi.
Istilah Seribu Sungai ini memang bukan istilah resmi, hanya karangan saya saja namun ya membayangkan saja sudah membuat tidak nyaman. Kalau Semarang punya Lawang Sewu dan Karanganyar punya Grojogan Sewu lalu apa iya Samarinda bangga kalau nantinya mempunyai julukan Kali Sewu, Sungai Seribu atau julukan yang lainnya?
banjir
banjir






dokumentasi tahun 2008-2009. lokasi : Jl. S. Parman dan simpang 4 Lembuswana

3 comments:

  1. wohoo... aku juga punya arsip tahun 2008-2009 kalau nggak salah...
    :)) semua kerendem dem dem...

    ReplyDelete
  2. waaaah... kirain sungai beneran... :(

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya..