17 July 2008

Serunya Jadi 'Panitia' PON XVII

Perhelatan akbar pesta olahraga 4 tahunan PON XVII Kalimantan Timur akan berakhir hari ini (17/07) dengan ditandai dengan upacara penutupan PON XVII. Sebagai orang luar Kaltim yang bermukim di Samarinda, jelas saya merasakan kemeriahannya. Sebelumnya, saya tak pernah 'ngeh' bagaimana PON itu berlangsung.
Beruntung saya saat ini bermukim di ibukota Kalimantan Timur tempat diadakannya PON XVII. Tidak hanya pertandingannya, prosesi pengambilan apinya pun saya ikuti meski tidak secara langsung. Maklum tempat pengambilan api abadi berada, berdekatan dengan lokasi tempat saya cari 'makan'.
Senang sekaligus bangga, beruntung bisa ambil bagian menjadi 'panitia' PON yang mungkin 8, 12, atau 20 tahun lagi belum tentu diadakan di sini lagi. Sedangkan PON XVIII 2012 nanti akan diadakan di Riau.

Jangan tanyakan kartu tanda pengenal saya. Jangan tanyakan apa itu LO (Liaison Officer) kepada saya. Sayapun tak punya akses VIP ke venues. Selama jadi 'panitia', tempat kerja saya bukan di Media Center, Stadion Madya. Tempat 'habitat' saya ada di beberapa venues seperti stadion Madya Sempaja, stadion Utama Palaran atau sirkuit Kalan.
Jika di kesebelasan sepakbola mempunyai 'pemain' ke-12 dan kontingen PON XVII terdapat 'kontingen' ke-34, saya pun jadi 'panitia' tambahan.
Ya..'panitia' PON XVII seksi teriak-teriak a.k.a suporter. Kerjaannya nonton pertandingan, terutama sepakbola!
Kesempatan ini tak kusia-siakan. Sekali lagi, mumpung ada, mumpung ketemu PON.
Setelah peristiwa itu, sayapun bak kecanduan bola. Serunya kemeriahan penonton membuatku ketagihan.

(bersenang-senanglah karna hari ini yang kan kita rindukan, yang kan kita banggakan di hari tua, sebuah kisah klasik untuk masa depan)
(end)

14 comments:

  1. hwahahaha.. kirain jadi panitia beneran.
    tapi emang "kemeriahan" tuy bisa bikin qta kecanduan,... Q merasakannya pas lagi nonton motocross beberapa waktu lalu.
    akhir'na jadi suka juga nonton begituan.. hihihi...

    :p :p

    PON di riau mo jadi "panitia" lagi??? ^o^

    ReplyDelete
  2. aprieeeeeee ayo jadi "panitia" PON di riau, tak jak mlaku2 golek sega gudeg gyahahaha

    ReplyDelete
  3. kerennn, kan ga semua orang bisa dapat kesempatan itu..congrats ya mas :)

    ReplyDelete
  4. Hmm...asyik dunk ya...yo wis ke Riau, ksh supporter Tim Samarinda :-)
    ntar di Riau ya? kok nggak di Batam saja ya, biar aku bisa nonton he..he...

    ReplyDelete
  5. @mOmOn:
    jauhnya aih mOn kalo ke Riau..
    nungnnu berita dari temen2 ajah..

    @phie:
    wis wakilne ae phie....
    hehehe..

    @tony:
    xie..xie...
    mumpung masih ada mas jadi dipuas2in.
    hehehehe..

    @ani:
    loh bukanx Batam masuk Riau kepulauan mba?
    *bener ga sih*..
    hehehee...

    ReplyDelete
  6. katanya ada ya wasit PON yang make sendal jepit... ough itu memalukan sekali ....
    beliin sepatu dulu gih mas aprie...
    :P

    ReplyDelete
  7. belum pernah denger pak aprie teriak......???????
    test suara dunk....depan kamar pk'Nattpon....^_^

    ReplyDelete
  8. wah ternyata gak cuma bisa ngeblog ternyata bisa juga jadi salah satu panitia olah raga terbesar di negara kita hehehehehe

    ReplyDelete
  9. @angel:
    meriah sih pi gak kerasa 'nendang' di luar pulau

    @tc:
    ah mba ini, lha wong saya juga pake sendal jepit ko mba..
    hihiiii..

    @boodee:
    loh???

    @intan?
    ah..ga sampe segitux kali..

    @diorockout:
    gratis.....tiss...tis...
    alias ga dibayar.
    hehehehee..

    @oeoes:
    'Panitia' bos..
    bukan Panitia.
    heheheheee..

    ReplyDelete
  10. ini kali keduanya saya ketipu judul lagi :P

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya..