13 January 2009

Trilogi Penurunan Harga BBM

Senin petang kemarin pemerintah memutuskan untuk menurunkan (lagi) harga BBM terhitung mulai hari Kamis 15 Januari 2009. Penurunan harga BBM kali ini ditetapkan sebesar Rp.500 untuk jenis Premium sehingga menjadi Rp. 4.500/liter dari harga Rp.5.000.

Penurunan harga BBM ini adalah kali ke tiga sejak awal Desember lalu. Saat itu pemerintah memutuskan untuk menurunkan harga BBM jenis Premium dari harga Rp. 6.000/liter ke harga Rp. 5.500/liter per 1 Desember 2008. Dua minggu kemudian pada tanggal 15 Desember 2008, harga minyak dunia yang terus menurun membuat pemerintah menurunkan lagi harganya menjadi Rp. 5.000/liter.

Banyak pihak menyambut baik rencana penurunan harga BBM jenis Premium dan Solar ini. Terlebih di saat dua kali penurunan yang lalu pihak Organda dengan berat hati menurunkan tarif angkutannya.





Muatan Politis

Namun apa yang dilakukan pemerintahan SBY ini juga tak pelak mengundang berbagai opini miring tentang beberapa kebijakannya, terlebih bila dihubungkan dengan gelaran pesta demokrasi yang akan berlangsung beberapa bulan mendatang.

Dimulai dengan kelangkaan minyak tanah menyusul program konversi minyak tanah ke LPG yang kemudian memicu kelangkaan pasokan LPG beberapa waktu lalu..Mengundang simpati rakyat adalah kesimpulan yang banyak diambil dari berbagai pihak. Namun apakah harus dengan mengorbankan kepentingan banyak pihak?

Apakah benar di balik semua ini ada muatan politisnya menjelang Pemilu 2009? Silakan menilai sendiri.

(gambar dari mbah gugel)

14 comments:

  1. perlu diperhatikan, terserah ada muatan politik atau kaga, sepertinya sehabis turun akan naik lagi. harga minyak di pasar dunia tidak akan selamanya jeblok, jadi jangan terllau senang dulu, karena semakin waktu berlalu, kebutuhan akan minyak akan meningkat semnetara cadangannya menipis.

    siap siap aja klo suatu saat nanti kembali BBM Naik

    ReplyDelete
  2. ga ngertiiii!!


    sangatsangatsangat memusingkan ini!!

    huhuu T-T

    ReplyDelete
  3. mungkin aja ada pengaruhnya ama politik, secara... tak lama lagi kan bakal pemilu, mungkin saja ini suatu taktik :)

    ReplyDelete
  4. @mocca:
    setubuh aja deh..
    eh.
    setuju..
    xixixixi..

    @prima:
    weh tumben maen ke sini pri?

    @yoyo:
    semoga tidak ada permainan politik yang menyegsaraka rakyat..

    ReplyDelete
  5. ufff... ga' begitu ngerti dunia politik2an..
    sebenarnya keliatan menyejahterakan.. ntar ujung2'na bikin sengsara..
    hmmm.... kayak "panggung sandiwara" ajah..

    yahh.. klo pun toh ada muatan politis, lha masyarakat kita sekarang ini malah dididik untuk meminta jeh. hummm.. kaum2 kreatif sepertinya sudah sangat jarang.

    *malah ngomong sampe kemana2.. wakakak*

    ReplyDelete
  6. maaf saya ndak bisa pertamax disini..

    mohon makslum atas keterlambatan ini

    wakakakaka

    ReplyDelete
  7. mas..mas..tumbas bensine sedoso ewu mawon...

    niki jerigenne...
    saya yakiin dweeh... kali ini ga' akan ada penurunan harga apapun meskipun sudah jd 4500

    ReplyDelete
  8. Silakan buat saya senang dengan ocehan Anda!! <<< wes mestii iki seeng di sampahi neng kenee..

    ReplyDelete
  9. susahnya orang indonesia jika BBm naik semua IKUt pada naik..
    tapi kalo BBm turun,gak ada yang mau turun

    ReplyDelete
  10. dengar dengar februari ada rencana turun lagi ya mas?

    ReplyDelete
  11. @momon:
    weh tumben mon komenge ko berat gitu..
    hahahaa..

    @chita_cute:
    tak akoni sampeyan ki pancen Miss Nyampah..
    hahaha..

    @jerova:
    udah hukum alam kali ye..
    coba aja besok naik lagi..langsung deh cepet..

    @tony:
    masa sih mas? blom ada denger je..
    moga ga jadi bumerang bagi pemerintah.

    ReplyDelete
  12. we gur teluu kok.. papat karo seng iki.. :p

    ReplyDelete
  13. bener...semua ini ada mau nya..
    turun nya 3x, terus naik nya brp kali???

    ReplyDelete
  14. Dan tahun ini benar-benar naik harga BBM di Indonesia, setelah 3 tahun

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya..