24 February 2009

Budaya Latah

Latah dapat disebabkan karena pengaruh lingkungan sosial yang sudah ‘tercemar’ virus latah. Bisa saja hanya berawal dari iseng kemudian keterusan. Kebanyakan penderita latah bisa latah saat kondisi psikis tidak konsentrasi ataupun karena kaget.

Dalam kategori ringan latah hanyalah latah mulut berupa bentuk kata-kata spontan, satu tingkat di atasnya adalah penderita mengeluarkan kata-kata yang jorok dan tak senonoh. Kategori yang paling parah adalah latah melakukan suatu kegiatan. Misalnya dibentak dengan kata “tampar..!!” maka penderita latah bisa benar-benar menampar orang yang berada di dekatnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, latah berarti menderita saraf dengan suka meniru-niru perbuatan atau ucapan orang lain. Bagi orang lain (non-latah), ngerjain orang latah adalah sebuah kepuasan, namun tidak bagi penderitanya. Ini merupakan sebuah kegiatan yang bikin capek. Saya memang bukan termasuk orang latah, namun saya pernah berada dalam lingkungan para pelatah (dan sering ngerjain juga.hehehe..)

Sepertinya negeri ini sedang dilanda virus latah. Tengok saja beberapa kasus video kekerasan antar pelajar seperti Genk Nero. Tidak sampai di situ, belakangan muncul kasus serupa, bahkan sang guru terlibat sebagai wasitnya. Wow..!!! Video kekerasan antar anggota TNI dan polisi pun beredar dalam beberapa versi, dan kemudian yang tak kalah seru adalah munculnya beberapa dukun cilik dari Jombang dan sekitarnya setelah Ponari Sweat dengan menggunakan media yang serupa, batu baterai ajaib.

Semoga setelah ini tak ada latah-latah yang lain, kalaupun ada semoga latah yang positif. Setuju?..Setuju..??!!!!! eh setuju..setuju..ehh..setuju..(doh)

12 comments:

  1. aku pernah denger di radio kalo menguap (ngantuk) saat kita lihat temen kita sedang menguap, itu juga termasuk salah satu jenis latah.

    apa iya??

    ReplyDelete
  2. Saya dulu juga latah, masang iklan jentrek2 seperti blognya orang2.
    Tapi sekarang nggak lagi.
    Setengah taun cuman dapat Rp. 1.350

    ReplyDelete
  3. Waks marsudiyanto kurang latah kali, pan cuman dapet segitu..:D
    Kalo saya, latahnya musiman..hi2

    ReplyDelete
  4. yg bs dilatahin bukan cm omongan aja yaa prie..
    btw, aku dah dikirimin gambar Ponari Sweat loh di email, wakakakakaa..

    ReplyDelete
  5. @whyu:
    emang itu latah juga yamas?
    baru tau deh.

    @marsudiyanto:
    wah ini nyindir nih..
    hehehe....

    @phie:
    *penthung*

    @darin:
    bener tuh..latahnya kurang..

    @dee:
    iya iya...
    yang ponari sweat itu termasuk juga...

    ReplyDelete
  6. @sawung:
    ah melu-melu..

    @cebong:
    iki maneh ra kreatip.
    hahahhaa..

    ReplyDelete
  7. aku latah melu bv.. tp ga' entuk2 task juga (tears)

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya..