12 October 2008

Kritik dan Keripik Pedas

Teringat saat ku masih duduk di bangku SMP di Yogyakarta, makanan ringan ini termasuk makanan favoritku yang biasa aku dapatkan di kantin sekolah. Teksturnya yang renyah, rasanya yang manis bercampur dengan rasa pedas terasa nikmat di lidah. Setelah habis satu bungkus, ingin rasanya lagi, lagi dan lagi. Sebuah makanan ringan yang bisa didapatkan –waktu itu- dengan beberapa keping uang seratus rupiah. Meskipun saya kurang suka dengan rasa pedas, toh tetap enjoy aja saat menikmatinya.

Wayne Rooney adalah penyerang timnas Inggris dan Manchester United (MU) yang dikenal dengan sifatnya yang bengal. Sebagai seorang striker, ketajaman Rooney sempat dipertanyakan oleh publik. Musim lalu Rooney bahkan kalah dalam produktifitas gol dengan rekan satu timnya di MU, Cristiano Ronaldo yang notabene adalah seorang winger.

Menyadari kritik yang berdatangan, Rooney menjawab dengan penampilan impresif di beberapa pertandingan terakhir. Motivasinya pun meningkat, gol demi gol ia ciptakan. Kehadiran penyerang Dimitiar Berbartov juga ikut memotivasi penyerang berusia 23 tahun itu. karena gol demi gol yang ia ciptakan akan menjamin posisinya di tempat utama skuad Setan Merah besutan Sir Alex Ferguson.

Di pertandingan timnas Inggris, ia menyumbangkan gol pada laga melawan Kroasia 10/09/08 lalu setelah ‘puasa’ gol sejak Oktober 2007. Di pertandingan semalam melawan Khazakstan, Rooney menyumbang 2 gol dan mengantar kemenangan Inggris 5-1 di pertandingan kualifikasi piala dunia 2010.

Di MU, Rooney terakhir mencetak gol saat menghadapi Blackburn minggu lalu meneruskan umpan datar Cristiano Ronaldo dari sisi kiri pertahanan Blackburn yang mengantar MU unggul 2-0 atas Blackburn dilanjutan liga utama Inggris (EPL).

Dengan grafik penampilan yang cukup impresif, diharapkan Rooney dapat kembali menjadi striker lincah yang haus gol dan menjadi goal getter yang tajam dalam menyelesaikan umpan-umpan rekan setimnya.

(Keripik pedas cemilan favorit saya dan kritik yang diterima Rooney memang tak ada hubungannya, tapi setidaknya keduanya dapat memberikan rasa nikmat tergantung dari sisi mana kita menyikapinya. Kalau gak pedas tentu kurang nikmat, kalau gak ada kritik tentu kurang membawa motivasi)

10 comments:

  1. yaoloooo bola meneeeehhhh *banghead*

    ReplyDelete
  2. @beruang madu:
    huehehehehe..
    fayer in de hol phie...

    ReplyDelete
  3. ahahahaha....
    keripik pedas tuy enyaaakkk...
    apalagi amplang *siul2*

    ReplyDelete
  4. analogi yg unik, kritik dan kripik pedes.. dilihat dr bntk katanya, ke2 kata td jg mirip..

    ReplyDelete
  5. @momon:
    sabar..sabar..
    *siyul2*

    @dee:
    itu maksudnya dee...

    ReplyDelete
  6. lagi serius bikin blog bola ni mas

    ReplyDelete
  7. jadi pengin makan keripik nih :)

    ReplyDelete
  8. @anang:
    bukan mas...
    sekedar iseng ajah.
    hehehehe..

    @elys Walt:
    silakan dinikmati..

    ReplyDelete
  9. keripik...artinya keri keri nang....tem....????

    ReplyDelete
  10. @iksan:
    nang..tem..pat piring kotor.
    hahahahaa..

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya..