30 October 2008

Raja atau Presiden?

“Kalau rakyat membutuhkan saya, mereka akan mencari saya. Tapi saya tidak akan menyatakan akan maju pada pilpres 2009. Itu tidak mungkin akan saya lakukan”

Itulah jawaban Sri Sultan HB X ketika menjawab pertanyaan di sebuah episode talk show Kick Andy mengenai kesediaan beliau dicalonkan menjadi presiden mendatang, seperti yang dikutip dari buku kumpulan inspirasi Kick Andy.

Namun, kini berbagai spekulasi mengenai keputusan Sri Sultan Hamengku Buwono X maju sebagai calon Presiden pada Pemilihan Presiden 2009 mendatang terjawab sudah. Dalam acara Pisowanan Ageng yang diadakan Selasa (28/10) di hadapan ribuan warga yang hadir, pria yang memiliki nama asli Bendono Raden Mas Herjuno Darpito ini menyatakan siap menjadi Calon Presiden di Pemilihan Presiden 2009 mendatang.

Beberapa warga Yogyakarta pun memiliki pendapat yang beragam. Ada warga yang mendukung dengan langkah beliau ada pula yang gelo (kecewa) bila Ngerso Dalem tidak lagi menjabat sebagai gubernur DIY.

Terlepas dari berbagai macam pendapat masyarakat, saya membayangkan bila beliau benar-benar terpilih menjadi orang nomor satu di negeri ini. Lau, apa iya Ngerso Dalem masih disegani oleh rakyat Jogja? Lalu dengan kekuasaannya sebagai presiden apakah beliau masih mempunyai hubungan mistis dengan Utara (gunung Merapi) dan Selatan (laut kidul)?

Maaf, saya hanya berandai-andai. Tiba-tiba saja muncul rasa sentimental saya terhadap nasionalisme sebagai wong Jogja.

13 comments:

  1. Komentar aku... SULTAN FOR JOGJA
    hehehe.. itu ajah..

    Q pengen KEISTIMEWAAN Jogja itu jadi terwujud, dengan sultan sebagai kepala daerahnya dan paku alam sebagai wakil kepala daerah...
    selamanyaaaa...

    wekekeke.. *ini pendapat pribadi* :P

    Pertamaaaaaaxxxxxxxxxx... iya kan? :D

    ReplyDelete
  2. tadi aku baca di kompas sultan maju jadi presiden katanya gak tahan kalo rakyat lita selama 10 tahun setelah reformasi sama sekali gak maju2 perekonomiannya makanya dia calonkan diri

    ReplyDelete
  3. wah, ta dukung banget deh kalo beneran nyalonkan diri. masih mending Sultan, kan dah terbukti pas mimpin Jogja.

    kalo mas aprie gimana?

    ReplyDelete
  4. hmmmm...untuk kemajuan bangsa apa salahnya

    *nyengir*

    ReplyDelete
  5. @momon:
    Sultan for Jogja..

    @didiet:
    kalo emang kepilih ya semoga membawa perubahan

    @zaduna:
    jape methe dab!!
    Jogja..jogja..jogja..

    @etha:
    setuju deh...

    ReplyDelete
  6. siapapun ga masalah asal bisa jadi pemimpin bangsa yang bijaksana :)

    ReplyDelete
  7. sebuah pilihan ya?... tapi sebagai WNI ya punya hak juga mencalonkan diri... he2

    ReplyDelete
  8. sultan masa jayanya sudah lewat. Berilah kesempatan pada yang lain.

    ReplyDelete
  9. sri sultan itu raja yah harus mimpin daerahnya yah toch, kalo mimpin negeri udah beda urusan. Soalnya diy sama cara mimpinnya juga udah beda, wilayahnya aza beda :)

    ReplyDelete
  10. yang penting adil & mngerti akan kehendak rakyatnya :D

    ReplyDelete
  11. jangan pesimis tetaplah optimis
    TETEP SEMANGAT YA

    ReplyDelete
  12. bingung mau komen apaan..? gak ngerti soal politik

    ReplyDelete
  13. @tony:
    setuju banget..

    @aha:
    pi punya pendukung ga?
    hehehehe...

    @dondanang:
    bener kata mas tony..
    siapapun yg penting bisa bijaksana..

    @acy:
    beda medan pertempuran beda strategi kan?

    @nengiien:
    ganbarimasho..

    @iksan:
    ga pa2 wis..

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya..