22 September 2008

Libur Ngeblog

Akhir pekan kemarin adalah waktu untuk meliburkan diri dari dunia maya. Efektif mulai Jumat sore hingga Minggu malam tak ada aktifitas YM, BW, BH, nge-blog ataupun nge-plurk. Untuk plurk, gara-gara gak online 2 hari karma turun 2 poin. Ah sabodo teing..

Memiliki hobi nulis membuatku menerima tawaran ajakan mas Hamied - pemred majalah Warna - untuk mengikuti pelatihan menulis dan jurnalistik di wilayah Sepaku, Penajam Paser Utara, sekitar 100 Km dari kota Samarinda.

Dengan mengendarai Juprie, kugeber motor melintasi jalan ke arah Balikpapan yang mempunyai karakteristik berkelok dan berbukit. Perjalanan ku tempuh lebih dari 2 jam dengan menembus lebatnya hutan dan gelapnya malam. Motor sengaja kuajak berlari hingga hampir menembus 80 Kph untuk mengejar motor kawan yang hampir hilang dari pandangan. Gila, baru kali ini motor ku geber di atas 60 Kph, lebih gila lagi kalau sampai tertinggal dan berjalan sendirian di gelapnya malam dengan berteman beratus pepohonan yang seolah menjadi pagar hidup di sepanjang jalan Samarinda-Balikpapan (jadi teringat alas roban).

Pelatihan kali ini ditujukan untuk membentuk pribadi yang gemar menulis, menulis cerpen, opini, artikel ataupun puisi. Eits, bukan saya yang jadi pesertanya. Terget peserta adalah sekitar 50 peserta dari SMAN 3 PPU dan beberapa peserta di antaranya berasal dari sekolah sekitar.

Sebagai seorang blogger, bisa dibilang yang seperti ini gue banget! Secara emang suka yang namanya nulis, blog apurie.co.cc dan apurie.com adalah bukti eksistensinya. Ilmu inilah yang sekiranya ingin kubagi kepada adik-adik peserta yang mayoritas adalah pelajar SMU. (deuh jadi keinget masa-masa sekolah)

Sebenarnya saya ingin menyampaikan pesan kepada mereka terutama yang doyan maen Friendster, soal menulis mending ngeblog daripada FS. Tapi apa daya, testimoni yang sudah kupersiapkan akhirnya kuurungkan karena materi pelatihan yang kurang cocok. Selain itu alasan utamanya adalah karena daerah tersebut adalah daerah pedalaman belum tersentuh akses internet sodara-sodara!. Jadi percuma saja kan kalau bicara dunia menulis yang ada hubungannya sama FS, blog ama internet kalau warnet saja tidak ada.

Ah, tiba-tiba saja jadi merasa beruntung bisa ‘tersentuh’ dengan akses internet setiap hari.

Sekian dulu deh ceritanya, foto-fotonya nyusul aja deh.


*update foto-foto :


11 comments:

  1. ah apa jdnya bila tak ada internet

    ReplyDelete
  2. ini dia yang dinamakan semangat 45!ati2 lho Prie..mo hari raya jgn ngebut dunk!

    ReplyDelete
  3. @anang:
    kota mati mas...

    @pam:
    biasa mas kalo luar kota kecepatan ya segitu
    kalo dalam kota ya ga berani

    ReplyDelete
  4. aprie semangat yaw, situ kan jadi terminator eh pelopor ngeblog, biar bangsa ini makin pinter :)

    ReplyDelete
  5. @acy:
    halah..koyo opo ae koq dadi pelopor..

    ReplyDelete
  6. ga jadi ama beruang kutub kl ga da internet ahahahaha

    ReplyDelete
  7. Pnatesan dari kemaren2 dicari gak ada..Jovie kan kangeeennn....
    Btw, fotonya keren2 banget Bro....

    ReplyDelete
  8. kakaka... brani jln mlm nie bro, pdhl kn sepi abis tu jlnan ^_^

    ReplyDelete
  9. hebat ya anak2 smaga.
    cerdas..

    suka saya

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya..